Kambira

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 294 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Kambira Kambira merupakan lokasi pekuburan bayi. Kuburan bayi tersebut disebut dengan Passiliran.

Baca Juga : Lo ko Mata


Kambira merupakan lokasi pekuburan bayi. Kuburan bayi tersebut disebut dengan Passiliran.  Hanya bayi yang meninggal sebelum giginya tumbuh dikuburkan di dalam sebuah lubang di Pohon Tarra‘.

Bayi-bayi tersebut dianggap masih suci. Pilihan Pohon Tarra‘ sebagai pekuburan karena pohon ini memiliki banyak getah, yang dianggap sebagai pengganti air susu ibu. Suku Toraja menganggap seakan-akan bayi tersebut dikembalikan ke rahim ibunya. Mereka berharap, pengembalian bayi ini ke rahim ibunya akan menyelamatkan bayi-bayi yang lahir kemudian.

Pohon Tarra‘ yang menjadi pekuburan ini memiliki diameter cukup besar, sekitar 80 – 100 cm sampai 300 cm. Dibuat lubang pada pohon untuk menguburkan bayi, yang kemudian ditutup dengan ijuk pohon enau.

Pemakaman ini hanya dilakukan oleh orang Toraja pengikut Aluk Todolo (kepercayaan kepada leluhur). Pelaksanaan upacara sangat sederhana. Bayi dikuburkan begitu saja tanpa dibungkus, ibarat bayi yang masih berada di rahim ibunya.

Penempatan jenazah bayi di pohon ini, sesuai dengan strata sosial masyarakat. Makin tinggi derajat sosial keluarga itu, maka makin tinggi letak bayi yang dikuburkan di batang Pohon Tarra’.

Bayi yang meninggal dunia diletakkan sesuai arah tempat tinggal keluarga yang berduka. Setelah puluhan tahun, jenazah bayi itu akan menyatu dengan pohon dan merupakan daya tarik untuk wisatawan.



Lo ko Mata
  • Lo ko Mata

    Jumat, | 11:00:00 | 270 Kali