Taman Purbakala Sumpang Bita

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 423 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Taman Purbakala Sumpang Bita Sumpang Bitta merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Sulawesi Selatan. Taman Purbakala Sumpang Bitta berada di Desa Sumpang Bita, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Baca Juga : Kawasan Wisata Mattampa


Sumpang Bitta merupakan salah satu tempat wisata yang  ada di Sulawesi Selatan. Taman Purbakala Sumpang Bitta berada di Desa Sumpang Bita, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. 

Gua Sumpang Bitta ditemukan oleh Frist dan Paul Sarassin dari Swiss pada tahun 1902. Gua ini merupakan peninggalan dari penduduk Toala yang berarti orang bertempat tinggal di hutan. Di dalam gua itu terdapat beberapa lukisan seperti  telapak tangan orang dewasa dan anak-anak, telapak kaki, rusa, babi, ayam, dan sebuah sampan atau perahu. Semua gambar-gambar ini berwarna merah karena merah melambangkan keberanian. Warna ini terbuat dari hematite atau oker yang di kunyah hingga hancur disemprotkan ke telapak tangan yang telah diletakkan di dinding gua.

Adapun arti dari gambar-gambar tersebut, telapak tangan yang utuh melambangkan sebagai penolak malapetaka atau roh jahat. Dan yang tidak utuh melambangkan turut berduka cita salah seorang anggota keluarga wafat.

Gambar rusa, babi melambangkan sebagai suatu pengharapan bila pergi berburu agar memperoleh binatang yang sejenis/lebih besar dari itu. Gambar perahu melambangkan sebagai sarana angkutan untuk mencapai tujuan karena daerah mereka pernah dilanda laut.

Di samping gambar-gambar di atas juga pernah ditemukan peninggalan yang merupakan hasil dari ekskavasi oleh suaka peninggalan sejarah dan purbakala Sulawesi Selatan dengan mahasiswa Arkeologi Universitas Hasanuddin Ujungpandang sepeerti Kerewing berhias, kereweng polos, tulang manusia, gigi manusia dan kerang.

Selain Gua Sumpang Bitta juga terdapat Gua Bulu Sumi. Perbedaan dari kedua gua ini adalah Gua Sumpang Bitta merupakan tempat untuk upacara yang kira-kira memuat lebih dari 2.000 orang. Sedangkan Gua Bulu Sumi merupakan tempat sia-sia makanan penduduk Toala. Adapun hubungan antara Gua Sumpang Bitta dengan Bulu Sumi merupakan satu rangkaian  yang tak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Disana juga terdapat sumber mata air yang terletak di kaki bukit gamping Sumpang Bita.

Beberapa sarana yang dibangun di daerah ini adalah, pagar kawat duri yang dibangun sepanjang 500 meter di sebelah utara lokasi yang membatasi antara taman situs dan milik pribadi semen Tonasa. Jalanan dan jalan setapak ke Gua Sumpang Bitta terdiri atas trap-trap atau anak tangga. Jumlahnya kira-kira 955 tingkat. Para pengunjung menamakannya dengan tangga seribu.

Taman yang dihias sedemikian rupa untuk memberi kesan nyaman dan indah bagi para pengunjung. Ada pula rumah informasi yang bentuknya seperti model rumah tradisional Bugis Makassar. Rumah jaga dan rumah istirahat dibangun supaya pengunjung dapat berhenti beberapa saaat untuk melepaskan lelah sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak bukit, tempat Gua Sumpang Bitta dan Gua Bulu Sumi.

Tempat ini ramai dikunjungi para pengunjung pada hari Minggu, terutama siswa-siswi yang akan melakukan penelitian dan sebagai pelajaran di luar lingkungan sekolah. Tempat wisata ini juga memiliki beberapa petugas untuk menjaga dan melindungi kelestariannya.



Kawasan Wisata Mattampa
  • Kawasan Wisata Mattampa

    Jumat, | 11:00:00 | 393 Kali


  • Pulau Cambang-cambang
  • Pulau Cambang-cambang

    Jumat, | 11:00:00 | 706 Kali


  • Pulau Kapoposang
  • Pulau Kapoposang

    Jumat, | 11:00:00 | 430 Kali