Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 566 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dijuluki The Kingdom of Butterfly oleh seorang ahli antropologi dan biologi dari Britania Raya Alfred Russel Wallace

Baca Juga : Sungai Pute - Rammang-rammang


Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dijuluki The Kingdom of Butterfly oleh seorang ahli antropologi dan biologi dari Britania Raya, Alfred Russel Wallace. Di taman nasional ini ada sekitar 20 jenis kupu-kupu yang ditangkarkan. Bahkan diantaranya ada beberapa spesies unik yang hanya ada di Sulawesi Selatan, antara lain Troides Helena LinneTroides Hypolitus CramerTroides Haliphron BoisduvalPapilo Adamantius, dan Cethosia Myrana.

Selain kupu-kupu, sebenarnya ada beberapa spot wisata lain yang ada di Kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Diantaranya Leang Londrong, Leang Pute, Karaenta, Pattunuang, dan Taman Leang-Leang. Bahkan Anda bisa melihat satwa endemik Sulawesi Selatan, yaitu Kera Hitam (Macaca maura) di Karaenta dan Kus-Kus (Tarcius fuscus) di Pattunuang.

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai keunikan, yaitu: karst, goa-goa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah, dan yang paling dikenal adalah kupu-kupu. Taman Nasional ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air terjun, dan gua yang merupakan habitat beragam spesies, termasuk kupu-kupu.

Lokasi wisata ini juga memiliki dua buah gua yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata minat khusus. Kedua gua itu adalah Gua Batu dan Gua Mimpi. Selain di Kawasan Bantimurung, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai macam lokasi ekowisata yang menarik. Di sana terdapat lebih dari 80 gua alam dan gua prasejarah yang tersebar di kawasan karst Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.



Sungai Pute - Rammang-rammang
  • Sungai Pute - Rammang-rammang

    Jumat, | 11:00:00 | 676 Kali