Sungai Pute - Rammang-rammang

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 676 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Sungai Pute - Rammang-rammang Sungai Pute merupakan salah satu akses agar bisa menikmati keindahan alam karst Rammang-Rammang, di Desa Berua, Kabupaten Maros.

Sungai Pute merupakan salah satu akses agar bisa menikmati keindahan alam karst Rammang-Rammang, di Desa Berua, Kabupaten Maros. Pegunungan karst Rammang-rammang merupakan pegunungan karst satu-satunya yang ada di Indonesia, dan merupakan karst terbesar kedua di dunia, setelah kawasan karst Quilin di Cina Selatan. Kawasan karst yang serupa hanya terdapat tiga di dunia, yakni Rammang-rammang di Maros, Quilin di Cina Selatan, dan di Halong Bay Vietnam.

Butuh sekitar 20 menit dari dermaga menuju Desa Berua. Sepanjang perjalanan menyusuri Sungai Pute, para wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa indah. Bebatuan cadas yang mencuat dari dasar Sungai Pute, mangrove serta nira yang tumbuh alami di kanan kiri sungai.

Itulah pemandangan hutan batu di Rammang-Rammang yang merupakan bagian dari landscape karst yang terbentang dari Maros hingga Pangkep dengan luas keseluruhan 43.750 hektare. Hutan batu Rammang-Rammang ternyata masuk dalam World Heritage Convention UNESCO. Dengan wilayah seluas itu, hutan batu di Maros tersebut dinyatakan sebagai hutan batu terbesar kedua setelah stone forest di Shilin Yi, Provinsi Yunnan, Tiongkok.

Eksotisme Rammang-rammang telah dikemas dalam satu event wisata tahunan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel melalui Festival Bulan Purnama. Wisatawan bisa menikmati keindahan bulan purnama di tengah gugusan karst Rammang-Rammang.