Pulau Lakkang

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 286 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Pulau Lakkang Kampung Lakkang, merupakan sebuah perkampungan yang terletak di antara Sungai Tallo dan Sungai Pampang.

Baca Juga : Pantai Akkarena


Kampung Lakkang, merupakan sebuah perkampungan yang terletak di antara Sungai Tallo dan Sungai Pampang. Lakkang adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurun waktu tertentu.

Secara administrasi, Lakkang masih masuk dalam wilayah Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tallo. Meski begitu, kehidupan di Lakkang adalah kehidupan sebuah desa. Dengan jalan-jalan kecil dan setapak, rumah panggung di antara kerimbunan pohon, kebun, dan tambak.

Luas daratannya sekitar 195 hektare dan dihuni oleh sekira 300 kepala keluarga. Kebanyakan mereka bekerja sebagai petambak dan nelayan. Sebagian kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di dalam wilayah Lakkang.

Sebelum menjadi Lakkang, dahulunya kampung tersebut bernama Bonto Mallangngere.  Artinya mendengar kabar dari semua penjuru. Lakkang sendiri artinya tidak terpisahkan.

Berkunjung ke Lakkang, akan membuat anda sejenak lupa akan kehidupan perkotaan. Anda akan dibawa seolah-olah beratus kilometer dari Makassar, meski pada kenyataannya letaknya tak lebih dari 30 menit perjalanan.

Perkampungan yang masih asri, tentu bukan menjadi satu-satunya hal yang bisa dinikmati di Lakkang. Di sana, anda juga bisa berwisata sejarah dengan mengunjungi sejumlah bunker peninggalan Jepang.

Dahulu, Lakkang merupakan tempat bersembunyi tentara Jepang pada saat Jepang menguasai Makassar. Tentara Jepang pernah mendiami kampung dan memberikan nama Delta Tello. Tentara Jepang memilih kampung Lakkang karena kampung ini sangat strategis menghalau serangan musuh.

Di Lakkang sendiri, keseluruhan ada tujuh bunker. Namun, yang masih bisa dilihat wujudnya tinggal tiga bunker. Sisanya, banyak yang sudah tertimbun tanah.

Sayangnya, tiga bunker yang tersisa, juga tidak mendapat perhatian yang baik dari pemerintah. Salah satu bunker yang ada, bahkan dijadikan tempat pembungan sampah oleh masyarakat.

Selain mengunjungi bunker, anda juga bisa berwisata bahari dengan mengelilingi Lakkang dengan menggunakan perahu pincara sambil menikmati makanan khas Lakkang yakni pallu unti-unti dan pallu kacci serta bisa menikmati secangkir kopi diatas perahu.

Berkunjung ke Lakkang, anda tidak bisa melalui jalanan atau jembatang penghubung. Masyarakat luar yang ingin menuju ke sana harus menggunakan perahu. Perahu merupakan alat transportasi utama yang menghubungkan Lakkang dengan daratan besar Kota Makassar.

Ada tiga jalur akses untuk menuju kampung Lakkang, yaitu melalui dermaga Kerakera di Kecamatan Tamalanrea, dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami, dan dermaga yang dinamakan Tekkolo yang letaknya tidak jauh dari dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami.



Pantai Akkarena
  • Pantai Akkarena

    Jumat, | 11:00:00 | 244 Kali


  • Pulau Samalona
  • Pulau Samalona

    Jumat, | 11:00:00 | 466 Kali


  • Benteng Somba Opu
  • Benteng Somba Opu

    Jumat, | 11:00:00 | 285 Kali


  • Makam Tua Raja-Raja Tallo
  • Makam Tua Raja-Raja Tallo

    Jumat, | 11:00:00 | 371 Kali


  • Islamic Centre
  • Islamic Centre

    Jumat, | 11:00:00 | 414 Kali