Pasar Bolu

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 260 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Pasar Bolu Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi saat berkunjung ke Toraja adalah Pasar Bolu. Pasar ini diberi julukan sebagai pasar kerbau terbesar di dunia

Baca Juga : Londa


Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi saat berkunjung ke Toraja adalah Pasar Bolu. Pasar ini diberi julukan sebagai pasar kerbau terbesar di dunia. Hal ini dikarenakan sedikitnya terdapat 500 ekor yang diperjualbelikan di pasar ini dengan harga mulai dari yang paling murah seharga Rp14 juta hingga ratusan juta rupiah.

Adapun yang menjadi tolak ukur dari nilai sebuah kerbau adalah jenis kerbau tersebut, warna kulit dan bulu, postur, tanda-tanda di badan, tanduk dan masih banyak lagi. Bila dibandingkan dengan berbagai jenis kerbau yang ada di Indonesia, kerbau asal Toraja fisiknya jauh lebih besar, kekar dan gemuk dibanding dengan kerbau di daerah lain di Indonesia. Yang terutama adalah warna yang membuatnya menjadi spesial.

Berbagai jenis kerbau dapat ditemui di pasar ini. Seperti Kerbau Saleko atau dikenal sebagai kerbau bule yang harganya paling mahal bisa mencapai ratusan juta rupiah. Ada pula Kerbau Bonga, yaitu jenis kerbau yang bagian kepalanya saja seperti Kerbau Saleko, sedangkan bagian badannya berwarna kelabu atau hitam. Jenis kerbau lainnya adalah Kerbau Teken Langit, yaitu jenis kerbau yang memiliki tanduk silang, satu menghadap ke atas, satu menghadap ke bawah, Kerbau Balian yaitu jenis kerbau yang dikebiri, hingga Kerbau Kudu yaitu kerbau hitam biasa yang harganya paling murah. 

Dalam masyarakat Toraja, kerbau punya peranan penting dalam kehidpupan mereka khususnya dalam nilai budaya dan ekonomi. Kerbau atau dalam bahasa setempat tedong merupakan lambang kemakmuran. Tidak heran jika pada saat upacara adat kematian atau Rambu Solo, kerbau menjadi salah satu ukuran utama yang harus dikorbankan. Jumlah kerbau yang dikorbankan menjadi salah satu tolok ukur kemakmuran bagi keluarga yang menyelenggarakan upacara adat tersebut.

Akses menuju pasar ini cukup mudah yaitu sekitar 2 kilometer dari Kota Rantepao dan dapat dicapai dengan menaiki angkutan umum. Pasar ini terbuka setiap hari mulai dari jam 07.00 sampai 18.00. Patut juga diketahui bahwa di pasar tradisional ini berlaku hari pasaran yang jatuh enam hari sekali. Alangkah baiknya jika anda datang pada hari pasaran tersebut.



Londa
  • Londa

    Jumat, | 11:00:00 | 481 Kali


  • Ke te Kesu
  • Ke te Kesu

    Jumat, | 11:00:00 | 274 Kali