Islamic Centre

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 362 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Islamic Centre Mantan Panglima ABRI, mendiang M Jusuf, pernah menetapkan Makassar sebagai kota peradaban Islam di Indonesia Bagian Timur. Masjid Al Markaz Al Islami didirikan tanggal 8 Mei 1996

Baca Juga : Monumen Mandala


Mantan Panglima ABRI, mendiang M Jusuf, pernah menetapkan Makassar sebagai kota peradaban Islam di Indonesia Bagian Timur. Masjid Al Markaz Al Islami didirikan tanggal 8 Mei 1996 atas prakarsa Jenderal M Yusuf.

Dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, masjid ini dapat menampung 10.000 jamaah. Islamic center merupakan salah satu pusat kajian agama Islam dan masjid terbesar di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini merupakan kombinasi Bugis Makassar dan Maroko.

Masjid ini terletak di Jalan Mesjid Raya, Kecamatan Bontala, Makassar, Sulawesi Selatan. Bangunan megah dengan dominasi warna hijau ini adalah masjid kebanggaan orang Makassar. Masjid ini diresmikan pada 12 Januari 1996, berlokasi di bekas Kampus Universitas Hasanuddin Baraya.

Masjid Al Markaz menjadi pusat pengembangan Islam terbesar dan termegah di Asia Tenggara. Ada tiga lantai yang mencakup ruang ibadah, kantor sekretariat, aula, perpustakaan, pendidikan, koperasi, dan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel.

Masjid ini punya banyak peran mulai dari keagamaan, pendidikan, sosial budaya, hingga ekonomi. Masjid Al Markaz adalah bentuk nyata perjuangan seorang mantan Panglima ABRI asli Makassar, almarhum Jenderal M Yusuf. Tokoh militer Indonesia sekaligus mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan ini ingin mengembangkan peradaban Islam di Indonesia.

Dalam sebuah rapat dengan pejabat pemerintah pada 3 Maret 1994, Kota Makassar ditetapkan sebagai tempat pendirian pusat peradaban Islam karena merupakan titik sentral kawasan Indonesia bagian timur. Dalam waktu relatif singkat, sebuah masjid megah pun akhirnya berdiri dan diresmikan oleh M Jusuf sendiri sebagai pengagas.

Selaras dengan fungsinya, masjid ini punya bangunan indah dan megah. Ketiga lantai Masjid Al Markaz dilapisi batu granit. Arsitekturnya terpengaruh keindahan Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Saat memasukinya, wisatawan bisa merasakan nuansa sejuk dan hijau.

Majid Al Markaz tidak memiliki kubah bawang seperti masjid pada umumnya. Kubah itu berbentuk kuncup segi empat, mirip dengan atap rumah suku Bugis dan Masjid Katangka yang merupakan masjid tertua di Makassar.

Belum afdol berkunjung ke Makassar tanpa mengunjungi Masjid Al Markaz. Mampirlah untuk beribadah atau sekadar melepas lelah, menikmati megahnya bangunan ini. Kalau berkunjung di bulan Ramadan, wisatawan bisa mengikuti aneka lomba seperti tabuh bedug, lomba adzan, hafal Al Quran, juga mengunjungi pasar murah.



Monumen Mandala
  • Monumen Mandala

    Jumat, | 11:00:00 | 397 Kali


  • Trans Studio Makassar
  • Trans Studio Makassar

    Jumat, | 11:00:00 | 330 Kali


  • Pantai Losari
  • Pantai Losari

    Jumat, | 11:00:00 | 422 Kali


  • Pelabuhan Paotere
  • Pelabuhan Paotere

    Jumat, | 11:00:00 | 287 Kali


  • Benteng Roterdam
  • Benteng Roterdam

    Jumat, | 11:00:00 | 559 Kali