Danau Matano

Jumat, 12 Des 2015 | 11:00:00 WIB, Dilihat 397 Kali

Oleh Hamdan Arfandy

Danau Matano Destinasi wisata yang wajib anda kunjungi saat berkunjung ke Sulawesi Selatan adalah Danau Matano, yang terdapat di Kabupaten Luwu Timur.

Destinasi wisata yang wajib anda kunjungi saat berkunjung ke Sulawesi Selatan adalah Danau Matano, yang terdapat di Kabupaten Luwu Timur. Danau Matano merupakan danau terdalam di Asia Tenggara, dan terdalam kedelapan di dunia. Kedalamannya mencapai 590 meter.

Danau Matano juga merupakan salah satu, dari sepuluh danau purba yang ada di dunia. Danau ini terbentuk dari patahan akibat aktivitas tektonik yang terjadi pada masa Pleosen. Umur Danau Matano diperkirakan antara 1 juta hingga 4 juta tahun yang lalu. Selain menyimpan cerita sejarah dan daya tarik keindahan panorama alam, di Danau Matano terdapat gua bawah air dan dihuni ikan purba.

Di bibir Danau Matano yang sebagian adalah tebing batu papan, juga terdapat beberapa lubang gua yang di dalamnya terdapat sisa peninggalan sejarah. Seperti tombak, parang, dan juga peralatan rumah yang terbuat dari besi kuningan, yang diperkirakan telah ada sejak ratusan tahun silam.

Uniknya, tiga dari enam buah gua yang ada sekitar Danau Matano berada tepat di bibir danau, di mana liang gua tersebut, alur liangnya tembus dari tebing batu ke air danau. Ada juga gua yang lokasinya berada tidak begitu jauh dari permukiman penduduk, di mana gua yang banyak dihuni kelelawar, terdapat banyak tulang belulang dan tengkorak manusia. Gua tersebut dinamai warga Matano dengan sebutan Gua Tengkorak.

Di Danau Matano juga terdapat beberapa lokasi obyek wisata pantai dengan pasir putih, yang fasilitasnya dibangun oleh perusahaan tambang PT Inco. Selain obyek wisata pantai, pengunjung juga dapat menikmati kesejukan air terjun Mata Buntu, kolam mata air hidup yang disebut dengan Bura-bura, serta melihat langsung kuburan tua suku adat Matano, yang berada di Dusun Matano.

Menariknya, pengunjung tidak perlu mengeluarkan uang banyak jika ingin berekreasi di lokasi obyek wisata Danau Matano karena pemerintah setempat tidak menarik retribusi untuk masuk ke ke lokasi obyek wisata.

Pengunjung bisa menyusuri Danau Matano dengan menyewa perahu katinting yang banyak disewakan oleh warga. Harganya pun terjangkau, sesuai dengan kesepakatan