Kawasan Adat Ammatoa

Oleh: STIC Dinas Pariwisata Sulsel Culture Tourism |

Kawasan Adat Ammatoa

-

Berkunjung ke Kabupaten Bulukumba, belum lengkap tanpa memasuki kawasan adat Tana Toa yang merupakan salah satu tempat wisata budaya Sulawesi. Mengunjungi peninggalan megalitik milik masyarakat Kajang serta mempelajari kearifan dalam melestarikan budaya yang bertahan ratusan bahkan ribuan tahun itu.

Para pengunjung yang datang di daerah ini, harus mengikuti aturan adat yang berlaku. Tidak boleh menggunakan kendaraan modern, anda hanya boleh menunggangi kuda atau berjalan kaki. Pengunjungpun harus mengikuti khas pakaian adat kajang yang berwarna hitam.

Suku Kajang adalah salah satu suku yang tinggal di pedalaman Kabupaten Bulukumba. Daerah tersebut dinamakan Tana Toa yang berarti tanah yang tertua. Hal itu dikarenakan kepercayaan masyarakatnya yang meyakini daerah tersebut sebagai daerah tertua dan pertama kali diciptakan oleh Tuhan di muka bumi ini. Bagi mereka, daerah ini dianggap sebagai tanah warisan leluhur.

Setiap hari, masyarakat adat Kajang menggunakan bahasa Konjo sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa Konjo termasuk bahasa Makassar yang berkembang dalam satu komunitas masyarakat. Pada umumnya masyarakat Desa Tana toa, tidak pernah merasakan bangku pendidikan secara formal. Maka tak heran, sangat sulit ditemukan masyarakat di kawasan ini yang mampu berbahasa Indonesia.

Meski demikian, suku Kajang mempunyai struktur kelembagaan. Bahkan, semua individu yang mendapat posisi dalam struktur tersebut, melaksanakan amanah secara jujur, tegas dan konsisten. Mereka paham arti tugas dan tanggung jawab. Pemimpin mereka disebut Ammatoa, pelajaran mereka dapatkan dari alam sekitar.

Ketika Ammatoa meninggal, maka pemimpin adat berikutnya akan dipilih setelah tiga tahun lamanya. Dalam hal perkawinan, masyarakat Tana Toa harus kawin dengan sesama masyarakat kawasan tersebut. Jika tidak, dia harus meninggalkan kawasan adat.

Masyarakat Tana Toa Kajang juga dicirikan dengan pakaiannya yang serba hitam. Menurut mereka, pakaian hitam tersebut memiliki makna kebersahajaan, kesederhanaan, kesamaan atau kesetaraan seluruh masyarakatnya. Selain itu, pakaian hitam juga dimaksudkan agar mereka selalu ingat akan kematian atau dunia akhir.

Makna kesetaraan tidak hanya dapat dilihat dari cara mereka berpakaian, akan tetapi juga dari bentuk bangunan rumah yang ada di kawasan ini. Semua model, ukuran serta warnanya terkesan seragam, beratap rumbia serta berdinding papan. Kecuali rumah Ammatoa yang dindingnya menggunakan bambu. Di sekitar rumah Ammatoa tersebut, semua pemukiman warga menghadap kearah kiblat.

Di kawasan ini, pengunjung tidak akan menemukan satu rumah pun yang berdinding tembok. Apalagi bangunan yang memiliki berbagai model seperti bangunan mewah yang sering kita lihat. Di dalam rumah, tak satupun barang elektonik. Modernitas dianggapnya sebagai pengaruh buruk yang dapat menjauhkan mereka dengan alam dan para leluhur.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, masyarakat adat memegang teguh ajaran leluhur yang disebut pasang ri kajang yang berarti pesan di Kajang. Ajaran pasang itu, dinilai ampuh dalam melestarikan hutan.
Selaku pemimpin adat, Ammatoa membagi hutan dalam tiga bagian. Yaitu, hutan keramat “hutan karamaka”, hutan perbatasan “hutan batasayya” serta hutan rakyat “hutan laura”.

Selanjutnya, ada dua bentuk ritual yang dijalankan oleh suku kajang apabila terjadi kasus pencurian, yaitu tunu panroli dan tunu passau. Tiap akhir tahun, masyarakat adat suku kajang melakukan ritual andingingi yang berarti mendinginkan. Ini merupakan salah satu bentuk kesyukuran mereka atas kemurahan alam dengan cara mendinginkannya. Waktu tersebut adalah saatnya alam untuk diistirahatkan setelah dikelolah dan dinikmati hasilnya selama satu tahun


MAP LOCATION

 
STIC Dinas Pariwisata Sulsel
Penulis: STIC Dinas Pariwisata Sulsel

Kalender Evenr

Pesta Adat Andinging Tanggal: 24 Januari 2016
Lokasi : bulukumba
Maudu Lompoa Cikoang Tanggal: 10 Januari 2016
Lokasi : takalar
Festival Datu Tiro Tanggal: 09 April 2016
Lokasi : bulukumba
Pergelaran Seni Hari Jadi Kab. Takalar Tanggal: 02 Februari 2016
Lokasi : takalar
Festival Sop Saudara Tanggal: 11 April 2016
Lokasi : pangkep
Festival Mappalili Tanggal: 01 November 2016
Lokasi : pare-pare
Luwu Expo Tanggal: 11 Februari 2016
Lokasi : luwu
Festival Seni Meriahkan Hut Kab. Enrekang Tanggal: 19 Februari 2016
Lokasi : enrekang
Lepa-lepa Race Tanggal: 19 Februari 2016
Lokasi : pinrang
Festival Mattompa Arajang Tanggal: 06 April 2016
Lokasi : bone
A Jarang (Pacuan Kuda Tradisional) Tanggal: 06 April 2016
Lokasi : jeneponto
Festival Budaya To Berru Tanggal: 20 April 2016
Lokasi : barru
Festival Budaya Hut Wajo Tanggal: 29 April 2016
Lokasi : wajo
Festival Danau Matano Tanggal: 04 Mei 2015
Lokasi : luwu timur
Festival Pulau Sanrobengi Tanggal: 05 Mei 2016
Lokasi : takalar
Festival Cinta Habibie Ainun Tanggal: 12 Mei 2016
Lokasi : pare-pare
Gantarang Keke Festival Tanggal: 04 Juni 2016
Lokasi : bantaeng
Karnaval Budaya Tanggal: 15 Juni 2016
Lokasi : palopo
Pesta Adat Paccerakang Kalompoang Tanggal: 01 Juni 2016
Lokasi : jeneponto
Festival Budaya Bantimurung Tanggal: 04 Juni 2016
Lokasi : maros
Festival Budaya dan Iptek Tanggal: 19 Agustus 2016
Lokasi : palopo
Pemilihan Putra Putri Sawitto Tanggal: 09 Agustus 2016
Lokasi : pinrang
Festival Phinisi Tanggal: 21 November 2016
Lokasi : bulukumba
Festival Jazz Tanggal: 20 Agustus 2016
Lokasi : makassar
Festival Pattaungeng dan Masappo Wanua Tanggal: 19 Maret 2016
Lokasi : soppeng
Festival Danau Tempe Tanggal: 19 Agustus 2016
Lokasi : wajo
Festival Toraja Internasional (TIF) Tanggal: 29 Agustus 2016
Lokasi : toraja utara
Festival Sungai Rongkong Tanggal: 27 September 2016
Lokasi : luwu utara
Salo Karajae Festival Tanggal: 27 September 2016
Lokasi : pare-pare
Festival Teluk Laikkang Tanggal: 10 Oktober 2016
Lokasi : takalar
Accera Kalompoang Tanggal: 12 September 2016
Lokasi : gowa
Buttu Kabobong Festival Tanggal: 21 Oktober 2016
Lokasi : enrekang
Mappagau Sihanua Tanggal: 11 November 2016
Lokasi : sinjai
Pesta Adat Mattojang Sisumpung Loloe Tanggal: 01 November 2016
Lokasi : sidrap
Celebes Travel Mart (CTM) Sulsel Tanggal: 22 September 2016
Lokasi : makassar
Festival Takabonerate Tanggal: 29 November 2016
Lokasi : selayar
Mappalili Festival Tanggal: 01 November 2016
Lokasi : pangkep
Festival Losari Tanggal: 13 November 2016
Lokasi : makassar
Lovely Desember Tanggal: 26 Desember 2016
Lokasi : toraja utara
Festival Rammang-rammang Tanggal: 30 Juli 2016
Lokasi : maros

Galeri Foto